Kalapas Majalengka, Prihatin Adanya Tahanan Narapidana Teroris Di Majalengka - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Kalapas Majalengka, Prihatin Adanya Tahanan Narapidana Teroris Di Majalengka

Hukum
kalapas majalengka prihatin adanya tahanan narapidana teroris di majalengka
Kalapas kelas 2b Majalengka Mulyadi

MEGAPOLITANPOS.COM - Majalengka - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Majalengka mendapat hadiah pindahan narapidana teroris dari Jakarta, tahanan narapidana teroris Joko Ardiyanto asal Jogya (Jawa Tengah) dan Fahkri Rafsanjani berasal dari Bandung baru dua bulan berada di Lapas Majalengka dengan vonis 4 tahun masa tahanan.

Dengan kapasitas jumlah tahanan sebanyak 275 warga binaan di Lapas Majalengka yang dominan adalah penyalah gunaan obat terlarang dari kasus pidana umum lainnya, dari jumlah itu 128 telah mendapatkan remisi.

Kalapas kelas II B Majalengka, Mulyadi merasa prihatin dengan tahanan narapidana yang dikirim ke lapas Majalengka ini dengan menimbang dari beberapa faktor seperti di khawatirkan adanya dampak negatif terhadap warga binaan dan kesiapan petugas secara khusus untuk menghadapi narapidana kasus teroris anggota kami belum dilatih.

"Saat ini yang bisa kita lakukan dengan penjagaan yang super ketat, terlebih dari tamu yang besuk." Kata, Mulyadi Kalapas Majalengka di Kantor Lapas Majalengka saat dihadapan sejumlah media. Jumat, (18/08)

Lebih lanjut dia menambahkan, terhitung jumlah pengunjung yang membesuk tahanan teroris tersebut sudah terhitung banyak selama dua bulan ini, seperti biasa kita perketat, memantau terus dan lakukan tindakan preventif lainnya.
Kalapas pun menerangkan, saat ini dua tahanan narapidana teroris itu kita satukan dengan tahanan lain dan dari satu tahanan itu tertutup terhadap warga binaan lainnya juga kepada petugas disini kecuali bila dikunjungi tamu besuk nampak dirinya bisa tertawa dan berkomunikasi, lain hal dengan Joko telah bisa membaur dengan warga binaan lain.

"Upaya pengawasan ketat itu menyusul informasi yang menyebutkan napi teroris bom ini tidak kooperatif, untuk itu kita tidak lepas dari koordinasi semua pihak." Pungkasnya. ** (Sigit)


Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top