Satpol PP Kota Tangerang Jaring Dua Orang PSK - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Satpol PP Kota Tangerang Jaring Dua Orang PSK

Kota Tangerang
satpol pp kota tangerang jaring dua orang psk
Dua PSK terjaring operasi

MEGAPOLITANPOS.COM - Kota Tangerang . Dua orang pekerja seks komersial (PSK), Hilda(22) dan Novi (20) terjaring operasi oleh satuan gabungan Satpol PP Kota Tangerang, Polsek dan Trantib Karawaci, guna penegakan Perda Nomor 08 tahun 2005.

Mereka kedua PSK itu terjaring oleh satuan gabungan penegak perda Satpol PP Kota Tangerang yang dipimpin langsung oleh Kabid gakumda. Kaonang, di Jalan Otista, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Malam Minggu (11/06/2017).

Kaonang Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakumda) Satpol PP Kota Tangerang, menjelaskan. Giat monitoring dan penindakan PSK ini dilakukan diwilayah Kecamatan Karawaci, bekerjasama dengan Trantib Kecamatan Karawaci dipimpin Elzan dan Polsek Karawaci.
kami melakukan giat diwilayah tersebut lantaran banyaknya informasi dari masyarakat, maka Target kami ialah PSK yang mangkal di Jalan Merdeka dan Jalan Otista. Jelas, Kaonang. Kepada Megapolitanpos.com.

" Giat Penegakan perda Nomor 8, Tahun 2005, selalu rutin dilakukan apalagi dibulan puasa Ramahdan ini, pasalnya Kasatpol PP (Mumung Nurwana,red). Perintahkan kita selalu laksanakan giat perda selama di bulan ramahdan ini, " tutur Kaonang.

Selain dua orang PSK, kami mengamankan pula satu unit kendaraan motor roda dua Mio. B 3785 NFD yang digunakan untuk operasional. Motor tersebut ditinggal oleh penggunanya (PSK). Akhirnya motor tersebut diangkut ke kantor Polsek Karawaci. dengan atas nama Pemilik motor Mio Tomy Jonathan.

Lebih jauh lagi, Kaonang. menjelaskan, diantara dua PSK yang terjaring operasi. Kami minta keterangannya. Terhadap dua orang PSK tersebut, dari pengakuan Hilda sudah dapat tiga orang tamu dengan tarif yang pertama Rp.500 ribu,
kedua Rp. 400 ribu dan ketiga Rp. 350 ribu. Tempat kencan di hotel Anggrek Jalan Otista, harga sekali masuk hotel Rp.80 ribu. ungkap Kaonang.

Para PSK juga mengaku pernah beberapa kali dikejar petugas penertiban Kota Tangerang, tapi karena selalu ada informasi dan mereka hafal terhadap kendaraan petugas sehingga mudah melarikan diri. Hasil Penngakuan Hilda, ada beberapa orang PSK yang biasa mangkal di Jalan Otista depan Pom Bensin

“Kami akan terus menerus melakukan monitoring dan penindakan, dititik rawan praktek PSK sebagai penyakit masyarakat. apabila mereka kedapatan lagi, oleh pihak kita maka kami tidak akan segan-segan menindak mereka dengan tegas," tutup Kaonang. (AR).

Author

Berita Terkait

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top