Ini Kata MUI Pakuhaji Di Tahun Politik - Megapolitan Pos Online | Jembatan Informasi Masyarakat

Ini Kata MUI Pakuhaji Di Tahun Politik

Kab Tangerang
ini kata mui pakuhaji di tahun politik
KH. Hasan Basri

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Ulama jadi rebutan politik itu sudah sangat wajar, karena memang ulama itu banyak pengikutnya atau jama'ahnya. Demikian dikatakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, KH.Hasan Basri, Jum'at (12/4/2019).

KH.Hasan Basri mengatakan, setiap menghadapi tahun politik, baik pemilihan kepala daerah maupun pemilihan presiden dan wakil presiden, legislatif,.DPD sampai pemilihan kepala desa ulama selalu dijadikan panutan atau dijadikan sandaran politik.

"Saya kira hal yang wajar kalau ulama selalu jadi rebutan politik, karena ulama banyak pengikutnya atau jamaahnya," kata Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Pakuhaji Kh.Hasan Basri, Jum'at (12/4).

Dikatakannya, pada dasarnya politik tahun ini adalah politik yang sangat mengerikan karena sudah banyak di antara para ulama saling menghujat dan saling menghinakan tanpa alasan agama yang jelas, padahal hakekat ulama adalah warosatul anbiya pembawa rahmat bagi seluruh alam, tapi kenyataannya orang orang yang mengatasnamakan ulama tadi ketika berda'wah kadang suka menghujat di panggung-panggung agama, bahkan mereka tidak jarang menanamkan kebencian kepada para jamaah terhadap kelompok islam lainnya.

"Pada hakekat ulama itu warosatul anbiya (pewaris para nabi) dan juga pembawa rahmat bagi manusia, serta penyejuk bagi manusia dimuka bumi,

kalo hal ini terus dibiarkan tanpa ada yang membatasi maka kedepan akhlaq dan moral bangsa ini akan hancur," tegasnya.

Lebih lanjut lagi, islam yang dulu dan islam yang sekarang sebetulnya tidak ada bedanya karena dari dahulu sampai sekarang patokan orang islam itu adalah Al۔qur'an, Al۔hadis, ijma dan qiyas. Hanya saja sekarang ini pembawa patokan islam tersebut atau para penda'wahnya atau yang di sebut ulama, ketika berda'wahnya lebih menonjolkan ilmu pengetahuannya dari pada menonjolkan akhlaqnya, sehingga dalam berda'wahnya masih terdorong dengan ego dan nafsunya , ini yang saya bilang sungguh mengerikan.

"Penda'wah sekarang itu lebih kepada pengetahuan ketimbang akhlak, dan bimbingan agar jama'ah bisa menjaga moralnya dalam kehidupan sehari-hari," tukasnya.

Ia juga menghimbau kepada warga pakuhaji khususnya umumnya bangsa indonesia untuk datang ke TPS pada tanggal 17 April 2019, gunakan hak pilih anda. Mari pemilihan umum ini "Kita jaga persatuan dan kesatuan bangsa, pemilu yang damai, jurdil, aman dan sejuk," ajaknya.(sul)

Author

MEGAPOLITANPOS.com adalah Media Online yang melayani informasi dan berita dengan lugas, kritis, dan mencerahkan sekaligus mencerdaskan bagi pembaca dengan data dan fakta berita. Media yang menyajikan berita-berita nasional, politik, hukum, sosial budaya, ekonomi bisnis, olahraga, iptek, gaya hidup, hobi, profil, dan lain sebagainya akan menjadi suguhan menarik, melegakan kehausan akan cinta dunia informasi terkini yang menginspirasi, memberikan inovasi sekaligus sarana aspirasi…

Back to Top